Selasa, 18 Desember 2012

The Difference? Don't be Afraid




Apasih yang kamu rasain saat kamu berada di sebuah perpustakaan, kamu melihat sepasang kekasih. Yang cewek sedang membaca sebuah buku romantis yang kadang lucu atau mengharu biru sedangkan di sampingnya kekasih yang paling dia cintai sendang membaca koran kriminal? Jelas terlihat kan kalau memang mereka berdua itu memiliki sesuatu yang saling bertolak belakang.


Actually, seperti itulah yang terjadi padaku dengan pacarku. Jujur sejujurnya nih ya, aku mengakui bahwasanya aku ini seseorang yang punya banyak angan tentang sesuatu yang romantis#embarrassed. Di pikiranku ini bersliweran ide-ide tentang kencan romantis, kado romantis, lagu romantis dan segalanya yang belakangnya ada kata romantisnya. Rasanya pengen rasanya banget aku punya Romantic E.O, membantu seseorang untuk membahagiakan pasaangannya sehingga mereka bertambah langgeng(semulia inikah diriku?).
Sedangkan pasanganku, (tanpa menambahkan unsur dramatik) dia itu kaku, dingin, kolot banget. Ih, pokoknya dia itu nggak mau aneh-aneh. Dia paling nggak mau ribet untuk urusan mengadakan atau merayakan sesuatu (kecuali ulangtahun). Contohnya aja, kemaren aku berencana membuat stop motion yang romantis abis buat first anniv kita tanggal 24 Desember besok. Aku udah merekrut temen-temen yang bersedia membantuku dan merencanakan bagaimana model stop motion tersebut (tanpa sepengetahuan dia tentunya). Tetapi semangat yang menggelora itu seketika rontok ketia dia bilang," Cuma anniv we, ngga usah buat aneh-aneh. Lewati aja kaya hari-hari biasanya". Ya Allah, tujuanku kan baik, pengen dia seneng! 
Masih banyak hal-hal lain yang seperti itu, yang kadang bikin aku nyesek. Dan jangan pernah berharap kalau dia mau memberimu romantic things, dikasih aja nggak mau#hiks.
Eits, tapi sekelumit perbedaan itu (s.e.k.e.l.u.m.i.t!!?)nggak bakal  bikin cinta kita pudar#oooooh. Malah itu menjadi pelajaran untuk kami. Buat cowokku, dia mungkin bisa belajar bagaimana sekedar sesekali memberi gejolak romantis dalam hubungan kami#mungkin lhoh ya, kalau enggak juga nggapapa##NGGAPAPA!(nyesek). Dan untukku, sebuah pelajaran untuk tidak mengekspresikan sesuatu dengan berlebihan, karena suasana kita kan nggak selalu bagus. Itu akan baik jika mood kita sedang happy. Tapi kalu lagi galau super? Bagaimanakah kita akan mengekspresikannya? Hal itu bisa menjurus ke hal-hal yang berakibat buruk bagi seluruh umat manusia, contohnya bunuh orang, gantung diri, minum racun dan pengeboman(bomb rumah orang, bom status, bom tweet, bomb pm dan sebagainya).
Dan nggak cuma perbedaan yang ada dalam hubungan kita. Malahan kesamaan yang ada dalam hubungan kita lebih banyak. :)
Biarlah perbedaan itu jadi hempasan sebuah hubungan. Ngga terlalu bagus juga kan kalu sebuah hubungan diisi datar-datar aja tanpa sebuah masalah, malah resiko timbulnya rasa bosan lebih besar. Malah hempasan-hempasan kecil itu bikin tangan kita semakin berpaut kuat untuk terus berdiri dan saling mengerti. :* >.<

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Online Project management