The Telegraph, Rabu (28/9) memberitakan, kematian istrinya yang terjadi pada tahun 2004 silam membuat Le Van terpukul. Karena itu Le Van kembali menggali kuburan istrinya. Sejak saat itu pula, pria tujuh anak ini hidup bersama kerangka istrinya.
Setelah media lokal vietnam memberitakan Le Van, pemerintah setempat mendesak pria berusia 57 tahun tersebut untuk mengubur kembali jasad istrinya. Memang, tidak ada hukum di Vietnam yang melarang jasad istrinya di dalam rumah. Namun pihak berwenang menilai, kerangka istri Le Van tersebut membuat polusi di lingkungan sekitarnya. Menanggapi desakan itu, Le Van menolak untuk mematuhi permintaan pihak berwenang.
Van sendiri mengundang perhatian banyak pihak. Berulang kali kisahnya dimuat di media Vietnam, Le Van bahkan beberapa kali difoto berpose di depan rumahnya dan di dalam kamar tempat peti jenazah tempat istrinya disemayamkan. Peti yang dilukis itu terbuat dari tanah liat dibentuk seperti tubuh perempuan. Peti itu juga dikenakan pakaian perempuan.



01.45
Karina Wahyu N
Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar