Jumat, 18 Mei 2012

Charice Pempengco, Suara Keren dengan 10 Oktav


Saya kenalkan dengan seseorang yang sangat saya kagumi karna kemampuannya dalam bermusik yang sangat menakjubkan. yaitu Charice Pempengco. Menurut saya, dia adalah orang yang ammpu membuat keberuntungan dari sekian kekurangannya dengan bakat yang dianugrahkan oleh tuhan. 





Charmaine Clarice Relucio Pempengco (lahir di Laguna, Filipina, 10 Mei 1992; umur 20 tahun), atau lebih dikenal sebagai Charice (singkatan dari dua nama pertamanya), adalah seorang penyanyi internasional dari Filipina yang mulai dikenal melalui YouTube.
Saat ini dia sedang merekam debut albumnya dalam 3 bulan pertama pada tahun 2009. Album ini akan dirilis oleh perusahaan rekaman Warner Bros. dan akan diproduseri oleh gurunya, David Foster.

Kisah hidup Charice tidak mudah. 


Charice hidup bersama adik laki-lakinya yang bernama Carl dan dibesarkan sendiri oleh ibunya yang bernama Raquel. Charice berpisah dengan sang ayah ketika masih berumur 3 tahun, karena masalah kekerasan dalam rumah tangga. Ayah Charice sangat temperamental dan kerap menyiksa sang ibu. Hingga suatu hari Charice yang kala itu masih berusia tiga tahun harus menyaksikan ibunya ditodong pistol oleh sang ayah. “Waktu itu saya tidak bisa melakukan apa-apa karena masih kecil. Saya hanya bisa menangis,” kata gadis yang kini berusia 18 tahun itu.

Gadis yang terlahir dengan nama Charmaine Clarice Relucio Pempengco ini mulai ikut kontes menyanyi saat berumur tujuh tahun. Dari pertunjukan di Provinsi Laguna, dekat tempat tinggalnya, hingga ke beberapa kompetisi menyanyi di televisi. Katanya, Gadis bertinggi 152 cm ini sudah mengikuti lebih dari 80 kontes menyanyi. Waoo.. Ia mengikuti kontes menyanyi untuk membantu keuangan keluarganya, meski sering kalah hanya karena dibilang tidak cantik.

Meski awalnya ia mengikuti kontes menyanyi bukan untuk mendapatkan prestasi – semata-mata hanya untuk mendapatkan hadiah agar bisa menghidupi keluarga, ia sempat hampir putus asa saat kalah lewat acara wild card dan meraih juara ketiga pada akhir kompetisi. “Saya kalah bukan karena kualitas suara. Tapi karena SMS yang mendukung itu rendah. Itu bikin sedih. Membuat saya ingin berhenti menyanyi saja dan menjadi perawat,” kenangnya.
Pada tahun 2005, Charice mengikuti ABS-CBN’s Little Big Star, sebuah pertunjukan bakat di Filipina yang mirip dengan American Idol. Tereliminasi setelah penampilan pertamanya, ia kemudian dipanggil kembali sebagai pesaing wild card dan berhasil menjadi finalis. Meskipun ia selalu mendapatkan nilai yang tinggi di final, ia hanya menjadi juara 3.
Charice tampil beberapa kali di televisi lokal, tetapi ketenarannya mulai merosot setelah Little Big Star. Pada tahun 2007 keajaiban datang. Seorang pria yang menggunakan nama samaran FalseVoice menggugah video penampilannya dalam kompetisi tersebut. Tanpa diduga, video tersebut menjadi pembicaraan di internet. Hingga akhirnya ia diundang oleh acara talent show di Korsel, acara talk show Ellen DeGeneres, hingga Oprah Winfrey.
Lewat Winfrey, Charice bisa berkenalan dengan David Foster yang akhirnya mengajak Charice tampil di konsernya di Mandalay Bay, Las Vegas. “Semua ini berkat FalseVoice. Karena dia, saya bisa tampil di Ellen DeGeneres Show, tampil di Oprah Winfrey Show, bernyanyi dengan idola saya. Sampai sekarang FalseVoice dan saya berteman,” aku Charice. David kini dengan senang hati menjadi guru Charice sehingga kini Charice menjadi semakin menajubkan.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Online Project management